LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR
PERUBAHAN MATERI
Disusun Oleh :
Ariani 0006892996
PROGRAM MATEMATIKA DAN ILMU ALAM
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5
KENDARI
2015/2016
BAB I
PENDAHULUAN
A.
MENGAMATI
PERUBAHAN WUJUD MATERI
·
Perubahan
Fisika dan Perubahan Kimia
B.
TUJUAN
PENGAMATAN
Agar siswa dapat:
1.
Menetukan
berbagai jenis perubahan materi pada berbagai jenis zat
2.
Mengamati
perubahan fisika dan perubahan kimia
3.
Mengamati
dan membandingkan pengaruh suhu terhadap perubahan fisika pada proses
mencairnya kepingan es
C.
ALAT
DAN BAHAN
Percobaan I
Alat :
1.
Sendok
2.
Spritus/lilin
3.
Stopwatch
Bahan:
1. Lilin Putih
Percobaan II
Alat:
1. Gelas plastik
2. Stopwatch
Bahan:
1. Potongan Es batu
D.
PROSEDUR
KERJA
Percobaan I.I
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Nyalakan sumbu lilin dan amati
perubahan yang terjadi
3. Hitung waktu yang dibutuhkan lilin
untuk meleleh
Percobaan I.2
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Letakkan kepingan-kepingan lilin
dalam sendok
3. Panaskan sendok diatas nyala
spritus/lilin hingga seluruh kepingan lilin dalam sendok meleleh
4. Hitung waktu yang diperlukan hingga
semua kepingan lilin dapat meleleh
5. Diamkan lelehan lilin dalam sendok
6. Hitung waktu yang diperlukan hingga
lelehan lilin kembali mengeras
Percobaan 2.I
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Masukkan potongan es batu kedalam
gelas plastic
3. Letakkan dalam suhu ruangan hingga
seluruh es mencair
4. Hitung waktu yang diperlukan hingga
seluruh es dalam gelas mencair
Percobaan 2.2
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Masukkan potongan es kedalam gelas
platik dengan massa sama dengan potongan es pertama
3. Letakkan gelas ditempat yang mendapat
paparan sinar matahari langsung
4. Hitung waktu yang diperlukan hingga
seluruhh es dalam gelas mencair
BAB II
PEMBAHASAN
A.
KAJIAN
TEORI
Kimia
menekankan pada kajian materi, termasuk komposisi, sifat, struktur, perubahan
yang dialaminya, dan hukum yang mengendalikan perubahan tersebut. Materi adalah
apapun yang mempunyai massa dan menempati ruang. Setiap benda tidak peduli
berapa pun besar atau kecilnya, terdiri atas materi. Sebaliknya cahaya, kalor,
dan suara adalah bentuk-bentuk energi. Energi adalah kemampuan untuk
menghasilkan perubahan. Bila terjadi perubahan, energi pasti terlibat. dan bila
bentuk energi berubah menjadi bentuk lain, ini merupakan bukti bahwa perubahan
sedang atau telah terjadi. (David E Goldberg, 2008).
Wujud
materi digolongkan menjadi 3 yaitu padat, cair, dan gas. Materi yang berwujud
padat adalah materi yang partikelnya rapat sehingga bentuk dan volumenya tetap.
Materi daam wujud cair adalah materi yang partikelnya lebih renggang dari zat padat
sehingga bentuknya tergantung pada mediumnya sementara volumenya akan tetap dan
tidak berubah. Sementara zat gas sendiri adalah materi yang partikelnya tidak
beraturan sehingga bentuk dan volumenya tergantung pada mediumnya (Sentot Budi,
2004).
Suatu materi dapat mengalami
perubahan, perubahan tersebut disebabkan oleh adanya faktor yang mempegaruhinya.
Seperti suhu dan energi, Perubahan suatu materi dapat dibedakan atas perubahan
fisika dan perubahan kimia. Kedua jenis perubahan ini sekilas sulit untuk
dibedakan dalam kehidupan sehari-hari, namun tentu saja keduanya memiliki sifat
dan ciri yang berbeda jauh. Rupakan
Perubahan fisika merupakan perubahan
pada zat yang tidak menghasilkan zat jenis baru. Misalnya beras yang ditumbuk
menjadi tepung. Beras yang ditumbuk hanya menunjukkan bentuk dan ukuran yang
berubah, tetapi sifat molekul zat pada beras dan tepung tetap sama. Peristiwa
perubahan wujud zat, antara lain: menguap, mengembun, mencair, membeku,
menyublim dan mengkristal merupakan perubahan fisika, yaitu: tidak terbentuk
zat jenis baru, zat yang berubah dapat kembali kebentuk semula, hanya diikuti
perubahan sifat fisik saja. Perubahan fisika yang tampak adalah bentuk, ukuran,
dan warna berubah.
Perubahan Kimia yaitu suatu proses
dimana zat-zat baru yaitu hasil reaksi, terbentuk dari beberapa zat aslinya
yang disebut pereaksi. Biasanya suatu perubahan kimia disertai oleh
kejadian-kejadian fisis, seperti perubahan warna, pembentukan endapan, timbulnya
gas. Contoh perubahan kimia antara lain : nasi membusuk, susu yang basi, sayur
menjadi basi, telur membusuk, besi berkarat, dan lain-lain. Terdapat beberapa
cirri-ciri perubahan kimia suatu zat, yaitu : terbentuk zat jenis baru, zat
yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula, diikuti oleh perubahan sifat
kimia melalui reaksi kimia.
B. HASIL PENGAMATAN
Percobaan I.1
|
Bahan
|
Waktu
|
Perubahan
Fisika
|
Perubahan
Kimia
|
|
Lilin dibakar
|
1 Menit 5 Detik
|
Batang Lilin
Meleleh
|
Sumbu Lilin
terbakar
|
Percobaan I.2
|
Bahan
|
Waktu
meleleh
|
Waktu
Mengeras
|
|
Kepingan Lilin
|
1 Menit 7 Detik
|
11 Menit 20 Detik
|
Percobaan 2
|
Bahan
|
Perlakuan
|
Waktu
|
|
Kepingan es
|
Diletakkan dalam
suhu ruangan (Normal)
|
50 Menit
|
|
Kepingan es
|
Mendapat paparan
sinar matahari langsung
|
35 Menit
|
B.
PEMBAHASAN
Materi adalah segala
sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Materi dapat degolongkan
menjadi 3 yaitu, padat, cair, dan gas. Sifat perubahan materi dalam ilmu kimia
mencakup perubahan fisika dan perubahan kimia. Perubahan fisika adalah
perubahan yang tidak menghasilkan zat baru (perubahan zat sementara). Perubahan
kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat jenis baru (perubahan yang
melibatkan reaksi kimia).
1. Lilin dibakar
Semua peralatan yang akan dibutuhkan dalam praktikum
disiapkan terlebih dahulu. Nyalakan dan amati nyala lilin tersebut. Dalam
pembakaran lilin tersebut terdapat dua perubahan yang terjadi yaitu perubahan
fisika dan kimia. Perubahan fisika terjadi pada batangan lilin yang perlahan
meleleh ketika dibakar. Sementara perubahn kimia terjadi pada sumbu lilin yang
terbakar dan menjadi abu.
2. Lilin dipanaskan
Lilin yang semula padat, setelah dipanaskan menjadi cair
karna susunan partikelnya merenggang akibat kenaikan suhu. Dan setelah
didinginkan lelehan lilin akan menjadi padat kembali karna susunan partikelnya
kembali menyusut akibat penurunan suhu. Waktu yang diperlukan untuk memadatkan
kembali susunan partikel lilin lebih lama dibandingkan dengan waktu yang
diperlukan untuk merenggangkan susunan partikel. Sehingga pada proses pelelehan
lilin lebih cepat ketimbang proses pengerasannya. Lilin yang semula berwarna
putih setelah berubah wujud menjadi cair akan diikuti denga perubahan warna
yaitu putih jernih/bening, sementara ketika didinginkan dan dipadatkan kembali,
warna lilin akan kembali menjadi putih karena sifat kimia benda dalam fase
tertentu tetap sama dan hanya berubah bentuk fisiknya saja.
3. Kepingan Es
Dua buah kepingan es diletakkan dalam wadah yang sama yaitu
gelas plastik, Percobaan ini dilakukan untuk membandingkan waktu yang
diperlukan dalam proses mencairnya kepingan Es dalam dua perlakuan yang
berbeda. Kepingan es pertama diletakkan dan dibiarkan dalam suhu ruangan
(normal). Kemudian kepingan es yang kedua diletakkan dan dibiarkan ditempat
yang terkena paparan sinar matahri langsung.
Setelah dibiarkan dalam selang waktu tertentu, kepingan es dalam suhu
terbuka dan terkena paparan sinar ternyata dapat mencair lebih cepat
dibandingkan dengan kepingan es yang diletakkan didalam ruangan. Hal ini
terjadi karna adanya pengaruh suhu yang lebih tinggi pada ruang terbuka
sehingga kalor yang diserap lebih
banyak.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Perubahan fisika
adalah perubahan yang tidak menghasilkan zat jenis baru. Ciri dari perubahan
fisika adalah: tidak menghasilkan zat jenis baru, perubahan yang terjadi dapat
kembali kebentuk semula, dan hanya diikuti perubahan fisik saja.
2. Perubahan kimia
adalah perubahan yang menhgasilkan zat jenis baru. Ciri dari perubahan kimia
adalah: terbentuknya zat jenis baru, perubahan yang terjadi tidak dapat kembali
kebentuk semula, dan diikuti oleh reaksi kimia.
3. Mengumpulkan
partikel memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan merenggangkan
partikel suatu materi.
4. Suhu mempengaruhi
kecepatan proses mencairkan es. Semakin tinggi suhu, maka akan semakin
cepatmelelhkan kepingan es. Hal itu disebabkan karna suhu yang tinggi
menyebabkan kalor yang diserap lebih banyak.
B. SARAN
1. Pada proses
praktikum perlu dilakukan dengan lebih teliti dan cermat, terutama pada saat
menghitung waktu dengan menggunkan stopwatch. Karena informasi yang akurat
diperlukan untuk menghasilkan simpulan yang tepat pula.
2. Pada proses
Percobaan, harus dilakukan dengan menjaga kebersihan alat serta ruang
praktikum. Agar pelaksanaan percobaan dapat berjalan teratur sehingga
menghasilkan simpulan yang akurat, dan sesuai serta tidak berbelepotan saat
kegiatan praktik berlangsung.
Bet365 Casino & Promos 2021 - JTM Hub
BalasHapusFull list of Bet365 Casino & Promos · Up to ventureberg.com/ £100 in Bet Credits septcasino.com for novcasino new customers https://jancasino.com/review/merit-casino/ at www.jtmhub.com bet365. Min deposit £5. Bet Credits available for use upon settlement of bets to value of